SOFIFI_IP– Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara, Brigjen Pol. Arif Budiman, menegaskan bahwa keberhasilan Polri tidak semata diukur dari kemampuan menjaga keamanan, tetapi juga dari tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi. Karena itu, Bhabinkamtibmas diminta memperkuat pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas di tengah masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Kapolda saat memimpin Apel Besar Bhabinkamtibmas Tahun 2026 di Lapangan Apel Catur Prasetya Polda Maluku Utara, Kamis (18/6/2026), yang dihadiri Irwasda, pejabat utama Polda, serta personel Bhabinkamtibmas dari seluruh jajaran di Maluku Utara.
Dalam arahannya, Arif Budiman menempatkan Bhabinkamtibmas sebagai wajah terdepan Polri yang setiap hari bersentuhan langsung dengan warga. Karena itu, mereka dituntut bukan hanya menjadi penjaga keamanan, tetapi juga mampu menjadi mitra masyarakat, mediator konflik, sekaligus penghubung antara kebutuhan warga dan institusi kepolisian.
“Bhabinkamtibmas harus selalu hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, memahami persoalan yang berkembang, serta memberikan solusi yang cepat, tepat, dan berkeadilan,” tegasnya.
Menurut Kapolda, apel besar tersebut menjadi momentum untuk memperkuat profesionalisme sekaligus memperteguh komitmen pelayanan publik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa karakteristik Maluku Utara sebagai wilayah kepulauan menghadirkan tantangan tersendiri dalam menjaga stabilitas keamanan. Kondisi itu, kata dia, menuntut kehadiran aktif personel Bhabinkamtibmas agar mampu mendeteksi persoalan sejak dini sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Karena itu, seluruh personel diminta meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, mengedepankan penyelesaian persoalan melalui dialog dan mediasi, memperkuat kemitraan dengan tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh masyarakat, hingga memanfaatkan teknologi informasi dan media sosial sebagai sarana membangun komunikasi yang positif dengan warga.
Kapolda juga menekankan bahwa Bhabinkamtibmas merupakan mata dan telinga institusi di lapangan. Setiap dinamika sosial yang berkembang di masyarakat harus dipetakan dan dilaporkan secara cepat sebagai dasar pengambilan langkah strategis kepolisian.
Pada kesempatan itu, Polda Maluku Utara turut melakukan pemasangan lambang kesatuan Korps Binmas Polri serta menyerahkan penghargaan kepada para pemenang lomba Satkamling sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Menutup arahannya, Brigjen Pol. Arif Budiman mengajak seluruh personel Bhabinkamtibmas menjaga integritas, loyalitas, serta etika profesi dalam menjalankan tugas.
“Laksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, junjung tinggi etika profesi, jaga nama baik institusi, dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan dedikasi yang tinggi, saya yakin Bhabinkamtibmas mampu menjadi penggerak terciptanya keamanan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri,” ujarnya.
Apel Besar Bhabinkamtibmas Tahun 2026 menjadi penegasan komitmen Polda Maluku Utara untuk memperkuat pelayanan kepolisian yang lebih dekat, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.













