Rizal Marsaoly Nahkodai IBCA MMA Maluku Utara, Bidik Pembinaan Atlet hingga Panggung Nasional

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly(foto: Halmahera Raya)
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly(foto: Halmahera Raya)

TERNATE_IP– Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, dipercaya memimpin Indonesia Bela Diri Campuran Amatir Mixed Martial Arts (IBCA MMA) Provinsi Maluku Utara untuk masa bakti 2026-2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi IBCA MMA yang berlangsung di Kantor Bappelitbangda Kota Ternate, Rabu (29/7/2026).

Musyawarah tersebut dibuka oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Maluku Utara. Jalannya forum turut disaksikan secara virtual oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat IBCA MMA, Maraden Lumbantoruan.

Kepercayaan yang diberikan kepada dirinya, kata Rizal, bukan sekadar amanah organisasi, melainkan tanggung jawab untuk membangun fondasi pembinaan olahraga bela diri campuran amatir di Maluku Utara agar tumbuh lebih terarah dan berkelanjutan.

“Alhamdulillah, musyawarah telah berjalan dengan baik dan saya dipercaya memimpin IBCA MMA Maluku Utara. Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan organisasi dan prestasi atlet,” ujar Rizal.

Ia menjelaskan, setelah kepengurusan resmi dikukuhkan melalui Surat Keputusan Pengurus Pusat, langkah pertama yang akan ditempuh adalah menyusun struktur organisasi sekaligus merancang program kerja yang mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Fokus utama diarahkan pada pembinaan atlet, penguatan kelembagaan, serta pembentukan jaringan organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota.

Menurut Rizal, hadirnya IBCA MMA menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga Mixed Martial Arts di Maluku Utara. Cabang olahraga yang terus berkembang itu dinilai memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet berbakat apabila didukung sistem pembinaan yang konsisten dan berjenjang.

“Kami ingin IBCA MMA menjadi wadah pembinaan yang melahirkan atlet-atlet berprestasi. Target kami jelas, atlet Maluku Utara mampu bersaing di level nasional dan memberikan kontribusi medali pada Pekan Olahraga Nasional mendatang,” katanya.

Rizal menambahkan, setelah Surat Keputusan kepengurusan diterbitkan, seluruh jajaran akan segera bekerja menyusun agenda prioritas organisasi untuk periode 2026-2030. Ia berharap sinergi antara pengurus, pemerintah daerah, KONI, serta komunitas olahraga dapat menjadi modal utama dalam membangun ekosistem MMA amatir yang kompetitif di Maluku Utara.

“Insya Allah, setelah SK diterbitkan, kami langsung bergerak menyusun program-program strategis agar IBCA MMA Maluku Utara dapat berkembang dan menjadi organisasi yang mampu mencetak prestasi secara berkelanjutan,” tutupnya,”(tim/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *